Ad Code

Responsive Advertisement

Ketahui Cara Atasi Hama dan Penyakit Tanaman Ini

 

Hama dan penyakit tanaman membuat pertumbuhan dan perkembangan tanaman tidak maksimal. Biasanya penyebab suatu tanaman tidak dapat tumbuh dan berkembang dengan maksimal disebabkan karena penyakit yang menyerang serta hama pengganggu.

Hama dan penyakit tanaman perlu diketahui agar bisa diatasi. Apalagi dalam budidaya berbagai tanaman, kadang hama dan penyakit menjadi hal yang biasa terjadi. Namun, kamu bisa mengendalikannya agar tetap mendapatkan hasil yang baik.

Hama

Ada berbagai macam hama dan penyakit tanaman yang perlu kamu ketahui. Hama adalah hewan yang biasanya menyerang atau menggangu tanaman, sehingga tanaman tersebut tidak bisa tumbuh dan berkembang dengan optimal. Berikut beberapa macam-macam hama:

1.      Tikus

2.      Ulat

3.      Walang Sangit

4.      Wereng

Selain berbagai hama yang telah disebutkan, ada beberapa hama lagi yang juga termasuk ke dalam hama dan penyakit tanaman. Diantaranya adalah Kutu kecil atau tungau, babi hutan, belalang, lalat buncis, kumbang, lalat buah, serta burung pipit.

Penyakit Tanaman

Setelah membahas tentang macam macam hama, selanjutnya kamu bisa melanjutkan ke penyakit tanaman dalam pembahasan hama dan penyakit tanaman ini. Berikut beberapa penyakit tanaman yang sering ditemui:

1.      Penyakit Tungro

2.      Penyakit Mosaik

Selain kedua penyakit tersebut, ada beberapa penyakit tanaman yang juga cukup sering ditemui, yaitu Penyakit Embun Tepung, Penyakit Layu Cabai, Penyakit Hawar Daun Kentang, Penyakit Daun Berlubang, Penyakit Semai Roboh, Penyakit VSD (Vascular Streak Diaback) hingga Penyakit Bubuk Coklat.

Cara Mengatasi Hama dan Penyakit Tanaman

·         Pengendalian Mekanis

Mengendalikan hama dan penyakit tanaman secara mekanis adalah dengan tindakan nyata untuk mengurangi hama dan penyakit tersebut. Cara ini dapat dikatakan sebagai cara tradisional, dikarenakan tidak menggunakan zat kimia semacam insektisida, akan tetapi dengan alat-alat seperti sabit, gunting tanaman dan lain sebagainya. Cara ini membutuhkan waktu yang lama, hasilnya pun tidak maksimal dikarenakan perkembangan hama dan penyakit pada tanaman yang menyebar luas.

·         Pengendalian Biologis

Mengendalikan hama dan penyakit tanaman secara biologis adalah mengendalikan hama dengan menggunakan predator untuk memangsa para hama tersebut. Akan tetapi pengendalian secara biologis ini dapat dikatakan kurang maksimal, hal tersebut dikarenakan hewan predator yang kadang sulit ditemukan.

·         Pengendalian Dengan Menggunakan Pestisida

Cara selanjutnya adalah pengendalian hama dan penyakit dengan pestisida. Kamu dapat menggunakan produk PestiNa MSG 3 (Pestisida Nabati) yang sudah terjamin keamanannya untuk lingkungan karena produk pestina ini terbuat dari bahan-bahan nabati dan organik sehingga tidak menimbulkan efek negatif untuk lingkungan.

Posting Komentar

0 Komentar